Jakarta, JAKnewsonline.com - Wisuda merupakan hal yang selalu dinantikan oleh mahasiswa-mahasiswi di lingkungan kampus, termasuk bagi Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI Jakarta. Bertempat di Sasono Utomo, TMII, Unindra gelar wisuda Sarjana XXXIII dan Pascasarjana IX yang berjumlah 899 orang, Sabtu (26/5).

Dalam sambutannya, Rektor Unindra Prof Dr H Sumaryoto selalu menekankan agar para lulusan dari Unindra nantinya bisa bermandiri dan diharapkan para lulusan atau alumnus UNINDRA dapat menunjukkan kinerja yang bermutu.

Sumaryoto juga berharap agar para wisudawan dan wisudawati segera dapat diterima pasar kerja di tengah masyarakat. "Unindra sudah menyiapkan para mahasiswa agar sesuai dengan kebutuhan dan permintaan pasar kerja itu," ucapnya pula.

Kembali Sumaryoto menjelaskan, untuk lebih mendukung proses kuliah, saat ini Unindra sedang merampungkan gedung baru yang berada di Kampung Tengah, Pasar Rebo, Jakarta Timur. "Ada 3 gedung yang cukup strategis berlantai cukup mewah dengan fasilitas yang memadai, selain itu terdapat pula ruang koperasi kampus," ungkapnya.

Lebih lanjut katanya, Unindra memang sudah dipercaya oleh pemerintah, jadi Unindra harus lebih mementingkan mutu pendidikan, sehingga para sarjana-sarjana yang lulus dari Unindra bisa hidup bermandiri. "Jadi untuk mendukung itu pula, para dosen yang mengajar kuliah di Unindra memiliki pendidikan S1 dan S2 dari berbagai jurusan, baru dia bisa mengajar di Unindra, kesemuanya adalah orang-orang pilihan," tegasnya.

Sementara Orasi Ilmiah dalam acra wisuda kali ini disampaikan oleh Endang Suhendar ST, MT dengan mengangkat tema " Pendidikan Standarisasi di Perguruan Tinggi Sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing Bangsa".

Endang Suhendar mengatakan, daya saing didefinisikan sebagai kondisi institusi, kebijakan dan faktor-faktor yang menentukan tingkat produktifitas ekonomi suatu Negara. "Produktifitas yang tinggi mencerminkan daya saing yang tinggi, dan daya saing yang tinggi berpotensi memungkinkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Dan selanjutnya akan meningkatkan kesejahteraan penduduk," ujar dosen Unindra ini.

Adapun rincian jumlah wisuda kali ini adalah, S1 berjumlah 719 orang dan S2 berjumlah 180 orang, dengan rincian sebagai berikut:

Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial terdiri dari :
1. Program Studi Bimbingan dan Konseling sebanyak :108 orang
2. Program Studi Pendidikan Ekonomi sebanyak : 68 orang
3. Program Studi Pendidikan Sejarah sebanyak : 48 orang

Fakultas Teknik Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam terdiri dari :
1. Program Studi Pendidikan Matematika sebanyak : 73 orang
2. Program Studi Pendidikan Biologi sebanyak : 30 orang
3. Program Studi Pendidikan Fisika sebanyak : 12 orang
4. Program Studi Teknik Informatika sebanyak : 109 orang
5. Program Studi Teknik Industri sebanyak : 10 orang
6. Program Studi Teknik Arsitektur sebanyak : 1 orang

Fakultas Bahasa dan Seni terdiri dari :
1. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak :183 orang
2. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia:53 orang
3. Program Studi Pendidikan Desain Komunikasi Visual sebanyak:24 orang

Sedangkan untuk lulusan Program Pascasarjana (S2), sebagai berikut
1. Program Studi Pendidikan IPS sebanyak : 70 orang
2. Program Studi Pendidikan Matematika dan IPA sebanyak : 56 orang
3. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia : 25 orang
4. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia : 29 orang

Hadir dalam acara wisuda kali ini, pengurus Unindra, pengurus PGRI Pusat, juga para Dekan fakultas dari berbagai jurusan, Purek , serta para dosen juga para mahasiswa & mahasiswi beserta orang tua masing-masing.

Selain itu juga dalam rangka Wisuda dan Dies Natalis serta Pengabdian Masyarakat, malamnya, Universitas Indraprasta PGRI mengadakan Pagelaran Wayang Kulit dengan Dalang Ki H. Anom Suroto dan Ki Muhamad Pamungkas Prasetyo Bayu Aji (Putera Ki H. Anom Suroto) dari Surakarta. Dengan mengambil cerita: "GONDOMONO SAYEMBORO" di halaman Tugu Api Pancasila, TMII. (idris)